Dunia
Baru
Dalam mata kuliah PENGANTAR BROADCASTING prodi ILMU
KOMUNIKASI BINA DARMA Palembang. Tepat pada awal oktober dimana saya
sendiri mulai mengemban tugas baru yang terhitung cukup berat dan saya belum
pernah terjun di bidang tersebut yakni menjadi seorang PRODUSER dimana ini
adalah tugas perdana di semester perdana untuk saya.
Produser film merupakan salah satu peran dalam pembuatan
suatu film. Produser memiliki beberapa peran yang berbeda-beda. Produser bisa
dipekerjakan oleh perusahaan produksi film atau si produser yang merencakan
proses produksi film itu sendiri. Produser menjadi salah satu peran paling
penting dalam proses pembuatan film, selain tentunya sutradara yang bertugas
mengarahkan proses shooting film. Produser pun memiliki tugas dan wewenang yang
lebih luas jangkauannya, mulai dari awal perencanaan hingga proses pemasaran
film. Berikut ini merupakan pengertian produser serta tugas tugasnya dalam
produksi film.
Produser merupakan orang yang bertanggungjawab mengelola tiap
aspek film mulai dari proses perencanaan awal, produksi film hingga distribusi
film. Produser sebenarnya bisa dibagi lagi menjadi beberapa job desk, mulai
dari executive produser atau line produser. Namun secara umum mereka memiliki
wewenang yang hampir sama.
Dan apasih tugas seorang produser ?
Lisensi film dan anggaran biaya
Saat awal merencanakan suatu
film, produser harus menemukan materi film yang bagus yang akan dibuat.
Produser juga harus memperhatikan materi yang akan diproduksi, apakah
terkendala dengan masalah hak dari pihak lain, sebut saja seperti karakter atau
musik yang digunakan, harus original dan jika tidak original, harus mendapat
legalitas dari pihak terkait. Adaptasi film dari naskah lain seperti novel atau
buku juga membutuhkan waktu tak sebentar bagi produser untuk mengurus legalitas
hak untuk diangkat ke layar lebar. Selain itu, produser juga lah yang bertugas
mencari dana dan sponsor untuk digunakan sebagai budget anggaran pembuatan
film.
Pra-Produksi dan memilih kru film
Dalam proses pra-produksi, produser
bertugas mencari kru kru utama dalam produksi film. Produser bertugas untuk
menunjuk seorang penulis skenario untuk filmnya. Selain itu, ia juga yang
menyetujui sutradara yang akan dipekerjakan dan bahkan casting aktor dan pemain
dalam film terkadang juga menunggu persetujuan dari produser. So, pada
dasarnya, produser lah yang memilih nama nama yang akan bekerja dalam film.
Proses Produksi
Padatnya jadwal pengambilan gambar dari
sebuah film membuat produser tidak bisa selalu mengawasi proses produksi.
Terkadang dalam film dengan budget besar, terdapat dua unit yang langsung
melakukan shooting di dua tempat terpisah. Dalam hal ini, produser bisa
menunjuk executive producers dan line producers untuk mewakili produser utama
yang berhalangan hadir.
Post-produksi dan pemasaran
Dalam proses post-produksi, peran produser
sangat krusial. Ia lah yang berpihak untuk memberi persetujuan segala materi
dalam film, mulai dari efek suara, musik pengiring hingga gambar scene yang
diambil. Artinya, setelah editor melakukan proses editing dan diberi musik oleh
penata musik, maka produser yang memberikan approvement. Jika merasa ada yang
mengganjal, produser bisa meminta sebuah scene dihilangkan atau malah mengganti
musik lain. Selain itu, produser juga bertugas untuk menjual film dalam artian
mendistribusikan pada pihak-pihak terkait.
Kita
lanjut ke cerita ya guys….
Dengan
tekad dan dukungan dari teman-teman serta dari dosen pembimbing tugas yang
menurut saya asing pun tetap saya terima dengan semangat,sebagai produser
hendaknya saya di tuntut agar dapat mengatasi permasalahan yang terjadi
nantinya di dalam proses shooting suatu project film. Dalam project pertama ini
saya dan crew membuat film dengan judul “BALADA
KARDOPAS”,awal mula semua proses shooting berjalan dengan lancer tanpa
hambatan sedikitpun. Take per take scene per scene pun telah kami lalui dengan
lancar bersama pihak sponsor yang mendukung penuh produksi film ini,tapi suatu
ketika di pertengahan proses shooting BALADA KARDOPAS mulai bermunculan sedikit
demi sediki masalah yang memaksa proses shooting untuk terhenti mulai dari
actor utama yang yaitu SELO KARDOPAS yang mulai bermalas-malasan untuk
shooting, kamera yang di tinggalkan olek kameraman serta CREW yang dating
terlambat bahkan tidak datang sama sekali dalam proses shooting.
Adanya
masalah yang rumit ini dan masih belum ada jalan keluar dari masalah memaksakan
saya sebagai produser mau tak mau menghentikan proses produksi film guna
mencari jalan keluar dari inti permasalahan agar dapat memulai lagi produksi
film ini.
Tepat
satu minggu pasca break,banyak dari CREW yang menginginkan proses shooting di
lanjutkan ,dan dengan semangat saya mengajak teman-teman untuk melanjutkan
proses shooting aga film ini dapat di selesaikan dengan baik. Dengan waktu yang
sangat singkat dan alhasil seluruh CREW dari IK1A sepakat dengan berlanjutnya
produksi film “BALADA KARDOPAS”.
Cukup dengan tiga hari kami sanggup menyelesaikan lima belas scene yang tersisa
walau kami harus shooting sampai pulang larut malam,dan dilanjutlan dengan
proses editing yang memakan waktu tiga hari di karenakan terdapat beberapa
revisi dalam pengeditan
Tepat
dua bulan terhitung sejak awal produksi film ini akhirnya produksi film ini pun
saya nyatakan selesai dan siap untuk di tayangkan serta di komentari oleh
siapapun. Hari sabtu 1 Desember adalah hari yang kami tunggu,dimana hari itu
adalah puncak dari segala yang kami lakukan dalam produksi film ‘BALADA KARDOPAS” yaitu penayangan
hasil karya kami di khalayak banyak bahkan di hadiri oleh
TVRI,KOMPASTV,REKTOR,DEKAN serta KAPRODI fakultas ilmu komunikasi bina darma.
Di acara ini pun kami merasa bangga dan terharu khususnya saya karena hasil
karya dari IK1A dapat membawa audience/penonton masuk dalam atmosfir film dan
mengundang tawa dari penonton.
Dan
saya harus belajar banyak dan di next project dapat berkembang dan berusaha
membuat karya dengan lebih baik lagi
serta hasil karya dapat di tayangkan di televisi nasional bahkan di
bioskop Indonesia.
Dengan
menaruh harapan yang Besar terhadap
dosen mata kuliah dan teman teman seperjuangan di kelas dan di fakultasku ini
diriku memiliki mimpi yang tinggi terhadap dunia perfilman Indonesia untuk
kedepan nanti agar orang tau bahkan Negara Negara luar pun tau kalau di
Indonesia masih terdapat banyak anak muda yang kreatif dan dapat bersaing
secara sehat di tingkat Nasional maupun internasional khususnya di bidang
industry perfilman dan di bidang broadcasting itu sendiri.
Dengan
dimulainya dunia baru bagi ku saat ini ku harap kedepan nanti diriku dapat
menjadi contoh dan dapat memotivasi generasi muda nantinya untuk berkreatifitas
lebih agar dapat di kenal masyarakat dunia.
Terimakasih
silahkan tinggalkan komentar guna saling support J
