Senin, 26 Oktober 2020

PR konvensional dan modern

PR Konvensional VS Digital PR

Dalam sebuah perusahaan peranan public relation (PR) sangatlah penting. Bukan hanya sekedar sebagai penyeimbang antara hubungan internal dan eksternal perusahaan tetapi juga bisa memberikan suatu solusi apabila terjadi suatu krisis dalam perusahaan.

Public relation bisa memberikan suatu jalan keluar atau solusi kepada pihak manajemen perusahaan untuk mengatasi suatu permasalahan atau sebagai problem saving. Kegitan public relation begitu banyak dalam sebuah kegiatan perusahaan, misalnya penulisan pers release, new letters, sampai dengan proses pemasaran.

Seiring dengan perkembangan jaman public relation (PR) juga mengalami perkembangan pula dalam hal ini terdapat ada dua jenis public relation, yaitu public relation dengan metode konvensional dan public relation dengan menerapkan kemajuan teknologi dalam kegiatannya yang lebih dikenal sebagai digital PR. Dalam hal ini  digital PR dan PR konvensional mempunyai perbedaan dalam penerapan dan media kerjanya tetapi bukan berarti keduanya tidak bisa dipadukan. Dalam kegiatannya  digital PR mengandalkan teknologi sebagai salah satu elemen penting dalam pekerjaannya dengan berbasis komputerisasi dan penggunaan internet demi ketepatan dan keefektifanpenggunaan waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sedangkan PR model konvensional masih menggunakan metode – metode klasik dalam menyelesaikan pekerjaannya. Kegiatan PR dalam model inimasih menggunakan metode dan pola – pola yang sederhana baik dalam kegiatan menulis press release samapai penyelesaian suatu kasus.

Dalam Public Relations model Konvensional, hal penting dalam penulisan naskah pr ini adalah bagaimana agar perkembangan dan perubahan yang terjadi di dalam organisasi atau perusahaan senantiasa terinformasikan kepada public dan Keahlian menulis lebih ditujukan untuk membujuk , merubah opini, prilaku, serta memotivasi. Faktor – faktor Pertimbangan Penulisan Naskah PR adalah tujuan penulisan dan obyektifitas

PR konvensional dalam menciptakan opini public melalui pesan koorporat tergantung pada perantara yaitu reporter atau wartawan, melalui digital PR,  pesan – pesan koorporat dapat langsung disamapaikan kepada target public, membangun digital brand images, membina hubungan baik dengan berbagai media, melalui media center online.

Digital PR dapat digunakan sebagai sarana komunikasi pasar global maupun mitra bisnis internasional dengan biaya yang sangat minim, dapat langsung memperoleh feedback dari publik serta dapat mengetahui secara langsung keinginan – keinginan mereka tanpa harus menebaknya atau melalui riset terlebih dahulu

Mendukung departemen pemasaran melalui 3R:

  • Relation dengan berbagai target audien,
  • Reputations melalui penggunaan teknologi modern,
  • Relevantion memberikan informasi yang relevan dengan keinginan target audiens.

Fokus utama e-PR adalah membidik media online; menyampaikan pesan koorporat elektronik secara mandiri atau menitipkan pada situs – situs lain (e-zine, Koran on line, portal umum). Penyebutan produk dan jasa institusi melalui artikel yang ada disitus web atau e-zine yang terkenal

Tak dapat dipungkiri, kehadiran Public Relation (PR) sangat membantu proses dalam memperoleh good will atau kesan positif dari masyarakat luas akan keberadaan sebuah perusahaan atau instansi yang dinaunginya baik negeri maupun swasta. Begitu sebaliknya perusahaan atau instansi tersebut nampaknya juga sangat membutuhkan keberadaan PR, sehingga tampak keduanya tak dapat dipisahkan dan saling berkaitan. Seperti yang kita ketahui bahwasanya peran PR pada prinsipnya menghubungkan atau sebagai media/jembatan antara perusahaan dengan publiknya. Selain itu, PR juga merupakan kegiatan komunikasi dua arah yang menunjang keberhasilan kebijakan dengan menjelaskan, menginformasikan atau mempromosikannya kepada publik sehingga tercipta saling pengertian dan etiket baik.

Akan tetapi perkembangan dunia PR di Indonesia hingga awal tahun 2003 kemarin masih belum menampakkan hasil yang menggembirakan. Pasalnya, hampir sebagian besar aktivitas/kegiatan PR masih dilakukan dengan menggunakan metode konvensional. Hasilnya, tak jarang ketika dalam melakukan peran, fungsi dan tujuannya, PR seringkali membutuhkan waktu yang relatif lama. Selain itu berbagai kebutuhan yang menunjang kegiatannya pun harus sudah dipersiapkan jauh sebelumnya. Dilihat dari segi waktu dan tenaga, tentu saja hal ini bisa dikatakan kurang efektif dan efisien. Sementara kebutuhan akses informasi juga seakan menuntut cepat. Melihat kondisi demikian, PR seakan dituntut untuk selalu dapat menerobos segala tantangan yang dihadapi dalam rangka mewujudkan impian perusahaan/instansi bersangkutan.Namun sekarang, seiring berjalannya waktu perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) juga semakin canggih. Tak jarang dari kemajuan Iptek yang ada, seringkali menawarkan solusi dengan memberi kemudahan akan setiap kesulitan yang dihadapi dalam melakukan aktivitas pekerjaan termasuk PR. Salah satunya media komputer yang dilengkapi dengan internet. Sayangnya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap manfaat teknologi seperti internet sampai saat ini masih minim. Hal ini terbukti dari cukup banyaknya perusahaan yang memiliki informasi dan ditaruh di dalam situs webnya, namun terkubur dalam kuburan informasi supercepat di dunia maya Karena kurang atau tidak ada yang mengunjunginya. Untuk itu, sungguh sayang sekali apabila kemudahan dari fasilitas ini hanya dilewatkan begitu saja. 

Selasa, 01 Januari 2019



Dunia Baru

Dalam  mata kuliah PENGANTAR BROADCASTING prodi ILMU KOMUNIKASI BINA DARMA Palembang. Tepat pada awal oktober dimana saya sendiri mulai mengemban tugas baru yang terhitung cukup berat dan saya belum pernah terjun di bidang tersebut yakni menjadi seorang PRODUSER dimana ini adalah tugas perdana di semester perdana untuk saya.

Upss sebelum cerita lebih jauh gimana kalo kita pahami dahulu apa sih itu produser ?

Produser film merupakan salah satu peran dalam pembuatan suatu film. Produser memiliki beberapa peran yang berbeda-beda. Produser bisa dipekerjakan oleh perusahaan produksi film atau si produser yang merencakan proses produksi film itu sendiri. Produser menjadi salah satu peran paling penting dalam proses pembuatan film, selain tentunya sutradara yang bertugas mengarahkan proses shooting film. Produser pun memiliki tugas dan wewenang yang lebih luas jangkauannya, mulai dari awal perencanaan hingga proses pemasaran film. Berikut ini merupakan pengertian produser serta tugas tugasnya dalam produksi film.

Produser merupakan orang yang bertanggungjawab mengelola tiap aspek film mulai dari proses perencanaan awal, produksi film hingga distribusi film. Produser sebenarnya bisa dibagi lagi menjadi beberapa job desk, mulai dari executive produser atau line produser. Namun secara umum mereka memiliki wewenang yang hampir sama.
 Dan apasih tugas seorang produser ?

Lisensi film dan anggaran biaya
         Saat awal merencanakan suatu film, produser harus menemukan materi film yang bagus yang akan dibuat. Produser juga harus memperhatikan materi yang akan diproduksi, apakah terkendala dengan masalah hak dari pihak lain, sebut saja seperti karakter atau musik yang digunakan, harus original dan jika tidak original, harus mendapat legalitas dari pihak terkait. Adaptasi film dari naskah lain seperti novel atau buku juga membutuhkan waktu tak sebentar bagi produser untuk mengurus legalitas hak untuk diangkat ke layar lebar. Selain itu, produser juga lah yang bertugas mencari dana dan sponsor untuk digunakan sebagai budget anggaran pembuatan film.
 
Pra-Produksi dan memilih kru film
      Dalam proses pra-produksi, produser bertugas mencari kru kru utama dalam produksi film. Produser bertugas untuk menunjuk seorang penulis skenario untuk filmnya. Selain itu, ia juga yang menyetujui sutradara yang akan dipekerjakan dan bahkan casting aktor dan pemain dalam film terkadang juga menunggu persetujuan dari produser. So, pada dasarnya, produser lah yang memilih nama nama yang akan bekerja dalam film.


Proses Produksi
     Padatnya jadwal pengambilan gambar dari sebuah film membuat produser tidak bisa selalu mengawasi proses produksi. Terkadang dalam film dengan budget besar, terdapat dua unit yang langsung melakukan shooting di dua tempat terpisah. Dalam hal ini, produser bisa menunjuk executive producers dan line producers untuk mewakili produser utama yang berhalangan hadir.


Post-produksi dan pemasaran
      Dalam proses post-produksi, peran produser sangat krusial. Ia lah yang berpihak untuk memberi persetujuan segala materi dalam film, mulai dari efek suara, musik pengiring hingga gambar scene yang diambil. Artinya, setelah editor melakukan proses editing dan diberi musik oleh penata musik, maka produser yang memberikan approvement. Jika merasa ada yang mengganjal, produser bisa meminta sebuah scene dihilangkan atau malah mengganti musik lain. Selain itu, produser juga bertugas untuk menjual film dalam artian mendistribusikan pada pihak-pihak terkait.

                                                                        Kita lanjut ke cerita ya guys….
     
     Dengan tekad dan dukungan dari teman-teman serta dari dosen pembimbing tugas yang menurut saya asing pun tetap saya terima dengan semangat,sebagai produser hendaknya saya di tuntut agar dapat mengatasi permasalahan yang terjadi nantinya di dalam proses shooting suatu project film. Dalam project pertama ini saya dan crew membuat film dengan judul “BALADA KARDOPAS”,awal mula semua proses shooting berjalan dengan lancer tanpa hambatan sedikitpun. Take per take scene per scene pun telah kami lalui dengan lancar bersama pihak sponsor yang mendukung penuh produksi film ini,tapi suatu ketika di pertengahan proses shooting BALADA KARDOPAS mulai bermunculan sedikit demi sediki masalah yang memaksa proses shooting untuk terhenti mulai dari actor utama yang yaitu SELO KARDOPAS yang mulai bermalas-malasan untuk shooting, kamera yang di tinggalkan olek kameraman serta CREW yang dating terlambat bahkan tidak datang sama sekali dalam proses shooting.
          Adanya masalah yang rumit ini dan masih belum ada jalan keluar dari masalah memaksakan saya sebagai produser mau tak mau menghentikan proses produksi film guna mencari jalan keluar dari inti permasalahan agar dapat memulai lagi produksi film ini.
          Tepat satu minggu pasca break,banyak dari CREW yang menginginkan proses shooting di lanjutkan ,dan dengan semangat saya mengajak teman-teman untuk melanjutkan proses shooting aga film ini dapat di selesaikan dengan baik. Dengan waktu yang sangat singkat dan alhasil seluruh CREW dari IK1A sepakat dengan berlanjutnya produksi film “BALADA KARDOPAS”. Cukup dengan tiga hari kami sanggup menyelesaikan lima belas scene yang tersisa walau kami harus shooting sampai pulang larut malam,dan dilanjutlan dengan proses editing yang memakan waktu tiga hari di karenakan terdapat beberapa revisi dalam pengeditan
          Tepat dua bulan terhitung sejak awal produksi film ini akhirnya produksi film ini pun saya nyatakan selesai dan siap untuk di tayangkan serta di komentari oleh siapapun. Hari sabtu 1 Desember adalah hari yang kami tunggu,dimana hari itu adalah puncak dari segala yang kami lakukan dalam produksi film ‘BALADA KARDOPAS” yaitu penayangan hasil karya kami di khalayak banyak bahkan di hadiri oleh TVRI,KOMPASTV,REKTOR,DEKAN serta KAPRODI fakultas ilmu komunikasi bina darma. Di acara ini pun kami merasa bangga dan terharu khususnya saya karena hasil karya dari IK1A dapat membawa audience/penonton masuk dalam atmosfir film dan mengundang tawa dari penonton.
          Dan saya harus belajar banyak dan di next project dapat berkembang dan berusaha membuat karya dengan lebih baik lagi  serta hasil karya dapat di tayangkan di televisi nasional bahkan di bioskop Indonesia.
          Dengan menaruh  harapan yang Besar terhadap dosen mata kuliah dan teman teman seperjuangan di kelas dan di fakultasku ini diriku memiliki mimpi yang tinggi terhadap dunia perfilman Indonesia untuk kedepan nanti agar orang tau bahkan Negara Negara luar pun tau kalau di Indonesia masih terdapat banyak anak muda yang kreatif dan dapat bersaing secara sehat di tingkat Nasional maupun internasional khususnya di bidang industry perfilman dan di bidang broadcasting itu sendiri.
          Dengan dimulainya dunia baru bagi ku saat ini ku harap kedepan nanti diriku dapat menjadi contoh dan dapat memotivasi generasi muda nantinya untuk berkreatifitas lebih agar dapat di kenal masyarakat dunia.

          Terimakasih silahkan tinggalkan komentar guna saling support J


Minggu, 23 Desember 2018

Bangga menjadi mahasiswa Bina Darma Fakultas Ilmu komunikasi

saya bangga menjadi bagian dari fakultas ilmu komunikasi universitas bina darma,dimana saya di tempa untuk menjadi pribadi yang handal,mandiri dan dapat di percaya serta menjadi pribadi yang siap bersaing di era globalisasi.